
Korupsi adalah salah satu masalah yang sering dihadapi oleh negara-negara berkembang, termasuk negara-negara anggota ASEAN-3 (Indonesia, Malaysia, dan Thailand). Korupsi dapat berdampak negatif pada kualitas lingkungan, karena dapat mengurangi efektivitas dan efisiensi pengelolaan sumber daya alam, meningkatkan eksploitasi dan pencemaran lingkungan, serta menghambat implementasi dan penegakan hukum lingkungan.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang hubungan antara korupsi dan kualitas lingkungan di negara-negara ASEAN-3, Prodi Ekonomi Pembangunan Jurusan Ilmu Ekonomi FEB Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan program Kuliah Tamu Internasional dengan tema “The Impact of Corruption on Environmental Quality in the Developing Countries of ASEAN-3: The Application of the Bound Test”. Program ini dilaksanakan pada Kamis 19 Oktober 2023 pukul 18.30 di Ruang RKBH 1.1 dan 1.2 gedung FEB.
Program ini menghadirkan Assoc Prof Dr. Abdul Rahim Bin Ridzuan dari Fakultas Bisnis dan Manajemen Universitas Teknologi MARA (UiTM) sebagai narasumber. Beliau adalah seorang ahli di bidang ekonometrika dan ekonomi pembangunan, yang telah banyak melakukan penelitian dan publikasi ilmiah di berbagai jurnal internasional bereputasi.
Dalam kuliah tamu ini, Assoc Prof Dr. Abdul Rahim Bin Ridzuan akan memaparkan hasil penelitiannya yang berjudul “The Impact of Corruption on Environmental Quality in the Developing Countries of ASEAN-3: The Application of the Bound Test”. Penelitian ini menggunakan metode bound test untuk menguji hubungan jangka pendek dan jangka panjang antara korupsi dan kualitas lingkungan, yang diukur dengan menggunakan emisi karbon dioksida (CO$_2$) per kapita, di negara-negara ASEAN-3 selama periode 1990-2018. Penelitian ini juga mengontrol variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi kualitas lingkungan, seperti pendapatan per kapita, urbanisasi, perdagangan terbuka, dan konsumsi energi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa korupsi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas lingkungan di negara-negara ASEAN-3, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi tingkat korupsi di suatu negara, semakin tinggi pula emisi CO$_2$ per kapita yang dihasilkan oleh negara tersebut. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pendapatan per kapita, urbanisasi, perdagangan terbuka, dan konsumsi energi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas lingkungan di negara-negara ASEAN-3.
Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pembuat kebijakan di negara-negara ASEAN-3 untuk meningkatkan upaya pemberantasan korupsi sebagai salah satu strategi untuk mencapai pembangunan ekonomi berkelanjutan. Penelitian ini juga memberikan saran bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan model-model ekonometrika yang lebih komprehensif dan akurat untuk menganalisis hubungan antara korupsi dan kualitas lingkungan di negara-negara berkembang.
Kuliah tamu ini akan dimoderatori oleh Norita Vibriyanto M.Si, dosen Prodi Ekonomi Pembangunan FEB UTM. Kuliah tamu ini juga diikuti oleh Mahasiswa dan Dosen Ilmu Ekonomi secara hybrid, yaitu sebagian hadir secara langsung di ruang kuliah, dan sebagian lagi mengikuti secara daring melalui zoom. Kuliah tamu ini berlangsung selama dua jam, dengan format presentasi dari narasumber, diskusi, dan tanya jawab.
Kuliah tamu internasional ini merupakan salah satu bentuk kegiatan akademik yang dilakukan oleh prodi ekonomi pembangunan FEB UTM untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang ilmu ekonomi. Kuliah tamu ini juga merupakan bentuk kerjasama antara UTM dan UiTM dalam rangka meningkatkan jejaring dan kolaborasi ilmiah antara perguruan tinggi di Indonesia dan Malaysia. Kuliah tamu ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para peserta, narasumber, moderator, penyelenggara, serta masyarakat luas.




