Kuliah Tamu Nasional : Mengukur dan Memahami Kemiskinan di Bangkalan

 

Selasa, 28 November 2023, Program Studi Ekonomi Pembangunan mengadakan kuliah tamu nasional dengan tema “Penghitungan dan Series Angka Kemiskinan di Kabupaten Bangkalan”. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada mahasiswa, dosen, dan masyarakat tentang konsep, metode, dan hasil penghitungan angka kemiskinan di Kabupaten Bangkalan, yang merupakan salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Timur.

Kuliah tamu nasional ini menghadirkan pemateri yang ahli dan berpengalaman di bidangnya, yaitu Insaf Santoso, S.ST, M.Si., yang menjabat sebagai Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangkalan. Beliau adalah alumni dari jurusan statistik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, yang kemudian melanjutkan studi magister di bidang statistika terapan di Universitas Gadjah Mada. Beliau juga memiliki pengalaman sebagai staf, kepala seksi, dan kepala bidang di berbagai unit kerja BPS, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Moderator yang memandu jalannya kuliah tamu nasional ini adalah Alifah Rokhmah Idialis, SE., M. Sc., yang merupakan dosen muda dan sekretaris jurusan ilmu ekonomi UTM. Beliau juga aktif dalam kegiatan penelitian, pengabdian, dan pengembangan ilmu ekonomi, khususnya di bidang ekonomi pembangunan, ekonomi regional, dan ekonomi lingkungan.

Kuliah tamu nasional ini diikuti oleh sekitar 200 peserta, yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum, baik secara daring maupun luring. Kegiatan ini berlangsung selama dua jam, dengan format presentasi, diskusi, dan tanya jawab. Dalam presentasinya, Insaf Santoso menjelaskan tentang definisi, dimensi, indikator, dan pengukuran kemiskinan, serta tantangan dan permasalahan yang dihadapi dalam menghitung angka kemiskinan. Beliau juga memaparkan tentang data, sumber, dan proses pengolahan data kemiskinan, serta metodologi dan formula yang digunakan dalam menghitung garis kemiskinan, jumlah penduduk miskin, indeks kedalaman kemiskinan, dan indeks keparahan kemiskinan. Beliau juga menampilkan dan menganalisis series angka kemiskinan di Kabupaten Bangkalan, baik secara temporal maupun spasial, serta faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di daerah tersebut.

Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, peserta sangat antusias dan aktif dalam mengajukan pertanyaan, komentar, dan saran terkait dengan materi yang disampaikan. Beberapa pertanyaan yang muncul antara lain tentang validitas, reliabilitas, dan akurasi data kemiskinan, dampak pandemi Covid-19 terhadap kemiskinan, strategi dan kebijakan pemerintah dalam mengurangi kemiskinan, serta peran dan kontribusi akademisi dan masyarakat dalam penanggulangan kemiskinan. Insaf Santoso menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan jelas, detail, dan informatif, serta memberikan contoh-contoh nyata dan data-data terbaru yang relevan. Beliau juga mengapresiasi dan merespon saran-saran yang diberikan oleh peserta dengan positif dan terbuka.

Kuliah tamu nasional ini berakhir dengan ucapan terima kasih atas kesediaan dan kontribusinya sebagai pemateri. Selanjutnya, moderator menutup kegiatan ini dengan menyampaikan kesimpulan dan pesan-pesan penting dari materi yang disampaikan, serta mengajak peserta untuk terus belajar dan mengembangkan ilmu ekonomi, khususnya ekonomi pembangunan, yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *