Bangkalan, 19 September 2026 — Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menyelenggarakan Final National Economic Essay Competition (NE2C) 2026, Sabtu (19/9). Kompetisi esai tingkat nasional ini mempertemukan pelajar SMA/sederajat dari berbagai daerah untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis sekaligus menuangkan gagasan mengenai persoalan ekonomi dan pembangunan.
Rangkaian final diawali dengan kegiatan pembukaan di Gedung Rektorat UTM lantai 9, dilanjutkan dengan presentasi karya peserta dan berbagai agenda pendukung. Sementara itu, pengumuman pemenang berlangsung di Aula FEB UTM.
Koordinator Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UTM, Dr. Henny Oktavianti, menyampaikan bahwa NE2C tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi pelajar untuk mengenal persoalan ekonomi secara lebih dekat.
“Yang kami harapkan dari NE2C bukan sekadar munculnya karya-karya esai yang menarik, tetapi juga tumbuhnya ketertarikan siswa untuk memahami persoalan ekonomi yang terjadi di sekitar mereka,” ujarnya.
NE2C 2026 mengangkat berbagai isu ekonomi dan pembangunan melalui lima kategori, yaitu Best Digital Economy & Innovation Essay, Best Sustainable Economy Essay, Best Maritime & Food Security Essay, Best Industrial & Regional Development Essay, serta Best Inclusive Growth Essay. Tema tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk membahas transformasi digital, keberlanjutan, ketahanan pangan, pembangunan industri dan wilayah, hingga pertumbuhan ekonomi inklusif.
Setelah melewati tahapan seleksi, 20 tim berhasil mencapai babak final. Para finalis kemudian mempresentasikan gagasan mereka di hadapan dewan juri. Selain kualitas karya, peserta juga dinilai berdasarkan kemampuan menyampaikan argumentasi, menjawab pertanyaan, dan mempertahankan gagasan yang ditawarkan.
Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, Final NE2C 2026 juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperluas kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah. Hal tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Peluang Kemitraan Strategis” yang melibatkan perwakilan sekolah dan finalis NE2C.

FGD membahas sejumlah peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan, antara lain program tutor bagi siswa SMA, community service, pendampingan karya tulis ilmiah, hingga pengembangan international partnership. Melalui kerja sama tersebut, sekolah diharapkan memiliki lebih banyak akses terhadap pengalaman dan lingkungan akademik perguruan tinggi.
Dekan FEB UTM, Prof. Dr. Sutikno, S.E., M.E., mengatakan bahwa NE2C merupakan salah satu bentuk kontribusi FEB UTM dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan akademik dan berpikir kritis.
“NE2C merupakan salah satu bentuk kontribusi Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan gagasan secara ilmiah, serta menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan ekonomi dan pembangunan,” tuturnya.
Selain penguatan kemitraan dengan sekolah, Prodi Ekonomi Pembangunan juga membuka ruang bagi pengembangan kolaborasi internasional, termasuk melalui keterlibatan mahasiswa internasional dalam berbagai kegiatan akademik. Interaksi tersebut diharapkan dapat memperluas perspektif siswa dan mahasiswa terhadap persoalan ekonomi serta pembangunan dalam konteks global.
Melalui NE2C 2026, Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UTM tidak hanya menghadirkan kompetisi esai, tetapi juga membangun ruang interaksi antara pelajar, sekolah, dan perguruan tinggi. Rangkaian kompetisi dan forum kemitraan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas ekosistem pembelajaran, meningkatkan literasi ekonomi, serta membuka peluang kolaborasi yang berkelanjutan.